Wuling Motors ikut memeriahkan pameran Gaikindo Indonesia International Motor Show ( GIIAS) pada 2-12 Agustus 2018, di ICE, BSD, Tangerang. Tahun ini, merek asal China ini memboyong model baru, di segmen sport utility vehicle (SUV), Baoujun 530.  SUV ini masih diimpor utuh alias completely built up (CBU) dari China, karena masih setir kiri. Pelat yang dikenakan model terbaru milik perusahaan gabungan SAIC, General Motors, dan Wuling ini juga belum menunjukkan identitas, hanya tertera “Wuling SUV”. Cindy Cai, Vice President of Vehicle Sales, Service and Marketing (VSSM) Wuling Motors, mengatakan, kalau pihaknya saat ini sedang melakukan riset pasar terkait dengan bakal calon SUV baru mereka. “Kami sedang melakukan riset dan kami ingin juga teman-teman (wartawan) untuk ikut memberikan masukannya. Metode riset yang digunakan bermacam-macam. Jadi tunggu saja,” ujar Cindy, Kamis (2/8/2018). 

Baoujun 530 dibekali mesin 1.500cc, dengan sistem penggerak roda belakang. (KOMPAS.com/Ghulam N) Baoujun 530 yang dipamerkan Wuling di GIIAS 2018, menggendong mesin 1.500cc, dengan platform yang berbeda dengan Confero.  Itu artinya, bakal berjibaku di segmen low SUV, di mana sudah ada banyak pemain, seperti Terios, Rush, BR-V, S-Cross, Juke, dan Trax. Dian Asmahani, Brand Manager SGMW Motor Indonesia (Wuling Motor), mengatakan, kalau Baoujun punya penggerak roda depan. “Namun untuk pasar Indonesia, kami akan menyesuaikan lagi sana-sininya. Tentu saja, mobil-mobil yang akan dijual di Indonesia bakal kami produksi juga di sini,” ujar Dian.